“Ujian Cambridge? Bagaimana persiapannya?”

Ada yang dekat tapi bukan dia ….

Siapa dong? Ujian Cambridge edisi Summer!

Halo! Kembali lagi bersama Catatan si Thamrin! Pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang ujian Cambridge atau yang biasa kita kenal dengan sebutan Cambridge Examination! Sebelumnya, apa itu Cambridge Examination?

Cambridge Examination adalah ujian yang diadakan oleh Cambridge Assessment International Education sebagai ujian standar yang dapat digunakan untuk memenuhi kualifikasi sekolah atau universitas di lebih dari 160 negara. Cambridge Examination ini dapat menjadi solusi untuk siswa-siswi Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke negara atau universitas yang tidak menerima nilai rapor Indonesia.

Cambridge Examination sendiri dilaksanakan 2 kali dalam setahun, yaitu di edisi Summer yang diadakan sekitar bulan Mei-Juni dan edisi Winter yang diadakan sekitar bulan Oktober-November. Cambridge Examination dapat diambil satu kali (A Level) dan dua kali dengan materi setengah kurikulum A Level setiap ujiannya (AS Level dan A2 Level).

Namun, sehubungan dengan terjadinya pandemi COVID-19 di Indonesia, Cambridge Examination edisi Summer 2021 kini harus mengubah sistem ujian yang semula dilaksanakan offline menjadi “Teacher’s Assessment”. Hingga kini, pihak Catatan Si Thamrin masih belum mendapat kejelasan mengenai teknis pelaksanaan “Teacher’s Assessment”. Akan tetapi, menurut informasi yang beredar, “Teacher’s Assessment” kemungkinan akan menggunakan sistem yang mirip dengan sistem “Predicted Grade” sebagaimana yang digunakan saat Cambridge Examination edisi Summer 2020 di Test Center 228 yang bertempat di SMA Negeri Unggulan Mohammad Husni Thamrin.

Catatan Si Thamrin berhasil mewawancarai dua orang siswa angkatan Dekarasha Metaraskaya (MHT 10). Penasaran? Stay tuned!

Kenalan, yuk, sama narasumber pertama kita, namanya Kak Tubagus. Kak Tubagus adalah siswa MHT angkatan Dekarasha Metaraskaya (MHT 10) yang mengikuti Cambridge Examination edisi Winter 2019 secara offline dan edisi Summer 2020 secara online.

“Gua dulu ikut 3 season. Season 1 Winter 2019. Gua ngambil AS Physics sesuai rekomendasi guru pembimbing Cambridge gua walaupun gua belum sampe 1 bulan belajar Cambridge at the moment. Tapi yaa gua ikut-ikut aja sekalian nyari pengalaman dan alhamdulillah nilainya memuaskan. Gua lupa-lupa inget, but mungkin peringkat 1 AS di center MHT waktu itu. Alhamdulillah. Oiya btw itu offline yaak,” ucap Kak Tubagus.

Pernyataan tersebut merupakan pengalaman serta persiapan Kak Tubagus dalam menghadapi Cambridge Examination secara offline.

Di era pandemi saat ini tidak menghilangkan semangat Kak Tubagus untuk mengikuti Cambridge Examination season 2, walaupun pelaksanaanya diadakan secara online.

Season 2 Summer 2020, gua ikut online karena udah pandemi. Gua ngambil A2 Physics dan A Level Math. Kebetulan paper praktek gua udah selesai di Winter-nya jadi semua ujiannya paper based. Ujiannya relatif simpel sistemnya. Kita dikasih soal beberapa menit sebelum ujian, kita print, terus kita kerjain deh sesuai waktu yg ditentukan dan yaa semua prosesnya diawasi oleh 1 device yang connect ke Zoom. Overall, ujiannya sama kayak ujian Cambridge pada umumnya tapi karena ini pandemi, jadi vibe ujiannya mungkin agak lebih santai karena kita familiar sama spot ujiannya,” ucap Kak Tubagus. 

Namun, ketika Kak Tubagus ingin mengikuti Cambridge Examination season 3, ternyata Cambridge Examination dibatalkan. Walaupun demikian, Kak Tubagus tetap berusaha untuk mengikuti Cambridge Examination.

“Season 3 Winter 2020, sayangnya ujiannya di-cancel, tapi gua tetep ngajuin forecast grade letter ke guru pembimbingnya. In return, gua harus nyelesain sekian soal per syllabus sebagai jaminan buat dapet nilai yang diinginkan. Ga ada ujian mock test-nya seperti season 2 tadi. Season ini gua ngambil A Level Further Math dan Chemistry,” ujar Kak Tubagus.

Selain itu, Kak Tubagus juga menitipkan pesan untuk guru-guru dan pihak-pihak yang telah membantunya dalam mempersiapkan Cambridge Examination secara online,

“Gua pengen nyampein thank you yang sebesar-besarnya juga buat guru-guru pembimbing Cambridge di MHT yang mau ngasih training sebelum ujian Cambridge dan juga pihak-pihak lainnya yang terlibat,” pesan Kak Tubagus.

Menurut Kak Tubagus, persiapan untuk mengikuti Cambridge Examination secara online tidak jauh berbeda dengan mengikuti secara offline,

Persiapannya ga jauh beda karena materinya ya itu-itu aja sesuai silabus. Tapi vibe ujiannya beda cui. Mulai dari tempat, terus kita ketemu sama peserta luar, mostly dari MSA kalo ga salah, dan private candidate lainnya secara langsung kalo offline. Kalo online nggak. Dan of course, kalo offline memang lebih seru. Kebetulan paper 1 Physics gua itu paper penutup alias ujian terakhir di season Winter 2019 ini,” ujar Kak Tubagus.

Kak Tubagus mengaku bahwa hari pelaksanaan Cambridge Examination Paper 1 Physics ternyata berbarengan dengan acara Maulid Nabi.

“Kocaknya juga, Paper 1 ini berbarengan sama proker pertama gua di OSIS kabinet Verdakarsa Gradazaskara yaitu Maulid Nabi. Jadi kek pikiran gua ke-split dan semua stresnya build up sampe hari-hari ujian itu. Gua ujian siang jam 2 dan jam 12 lewat gua masih ngurusin acara,” tawa Kak Tubagus.

“Tapi ya alhamdulillah berkah dan hasilnya bagus. Gua santai dan have fun aja si ngerjain paper-nya. Dan abis ujian temen-temen gua pada nungguin tu di Gedbun. Rasanya relieve bet cui abis kelar. Terus sore itu juga kita  keluar sekalian ngurusin beberapa hal sekalian makan di luar. Seru bet deh,” ujar Kak Tubagus.

Nah, berikut ini adalah sistem Cambridge Examination Physics Paper 5 secara online, menurut pengalaman Kak Tubagus kemarin.

Paper 5 itu kalo ga salah memang paper based cui. Karena planning and analysis doang. Kita ga diminta praktek dan rekam data kalgasal. Jadi kita dikasih suatu problem buat ngukur suatu besaran dengan kondisi tertentu. Terus kita harus ngerancang praktikum buat nentuin value besaran nya. Tapi cuman ngerancang doang kok,” ucap Kak Tubagus.

Berikutnya ada narasumber kedua kita, Kak Suryo. Seperti yang telah dijelaskan di atas, Kak Suryo adalah siswa angkatan Dekarasha Metaraskaya yang mengambil 3 subjek sekaligus di ujian Summer 2020. Wah, banyak banget ya! Kira-kira gimana cara Kak Suryo mempersiapkan ujian 3 subjek? Penasaran? Simak ceritanya!

“Tentang ini, tips gw klo udh mulai H-2 minggu harus mulai sering-sering drill latihan, mau lewat past paper atau les sabi aja yang penting harus drill, ngerjain tapi pake waktu biar gak kewalahan waktu ngerjain sama manfaatin waktunya soalnya waktu ujian Cambridge lumayan banyak, jadi masih sempet cek-cek ulang atau nginget-nginget rumus dan sebagainya,” jelasnya.

Kak Suryo sendiri juga sempat kewalahan saat mengerjakan soal Math paper 3 karena kurang men-drill soal. Ia juga menyarankan untuk rutin mengerjakan soal-soal past paper agar lebih familiar dengan cara kerja soalnya, namun tidak harus men-drill soal.

“Terus H-1 jangan maksa ngambis. Gue saranin istirahat, entah tidur atau main, yang penting rileksin otak lu dulu. Nah baru pas H-beberapa jam, lu bisa recap rumus-rumus atau konsep-konsep gitu.”

Lalu, apa tips and trick Kak Suryo dalam mempersiapkan ujian 3 subjek?

“Jujur ini berat. Jadi biar efektif karena lu harus menguasai 3 subjek dengan jumlah paper yg belasan, gue saranin sering-sering ngerjain past paper, gak harus terlalu digas banget,” tuturnya.

Bagi Kak Suryo waktu untuk mengerjakan past paper tanpa terlalu difokuskan, bisa digunakan untuk mengembangkan pemikiran kita dan akhirnya familiar sama soal-soalnya.

“Karena kalo nge-drill, lu terkekang waktunya sedangkan kalo gak drill, waktu lu bingung bisa langsung buka KJ sekalian pahamin full cara kerja soalnya gimana. Ya seterusnya gak jauh beda ama tips gue sebelum-sebelumnya,” gubris Kak Suryo.

Kak Suryo lebih memfokuskan memahami tipe-tipe soal dengan membuka past paper tanpa terlalu ditelisik. Ia juga menambahkan seperti biasanya H-1 digunakan untuk istirahat full agar hari H tidak merasa terlalu lelah.

Sekian hasil wawancara Catatan si Thamrin mengenai Cambridge Examination! Gimana? Apa kalian merasa terinspirasi? Good luck untuk semua yang mengikuti Cambridge Examination edisi Summer! Sampai jumpa lagi bulan depan!

2 thoughts on ““Ujian Cambridge? Bagaimana persiapannya?””

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *